Cara Menyucikan Air Sumur yang Terdapat Bangkai Buya Yahya Menjawab

Silakan dibaca artikel berjudul "Cara Menyucikan Air Sumur yang Terdapat Bangkai Buya Yahya Menjawab". Silakan ditonton videonya untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap. Mudah-mudahan informasi dari blog ini bermanfaat bagi semua pengunjung.



Cara Menyucikan Air Sumur yang Terdapat Bangkai Buya Yahya Menjawab



Judul: Cara Menyucikan Air Sumur yang Terdapat Bangkai Buya Yahya Menjawab
Tanggal:28 Apr 2021
Durasi: 8.53
Like:204
Bit Rate:128 kbps
Hits:8.019 x ditonton


Tonton di Youtube


Komentar:
• Mekasih bu yahyaaaa.... Semoga selalu dalam Rahmat Allah. Amiin.
• Masya Allah...
• Mudah mudahan tetap istiqomah...Amiiin...
• Semoga BuYah dan kita semua selalu dalam lindungan ALLAH. Aamiin
• Alhamdulillah mudah dimengerti
• Sehat selalu buya
• Barokallah
• Dengan Nama Alloh Eyang Romo Kyai Thoha yang Maha Pengasih lagi Maha PenyayangPara setan gentayangan piaraanku yang hina, rendah, brengsek, bangsat, busuk, menderita, tersiksa dan terkutuk, Diceritakan dalam hadist qudsi dengan penutur paling mulia, luhur, agung, adil nan terpercaya, usai memberi makan ayam rosululloh Muhammad SAW sembari memencet kaca dalam genggaman bersabda, Jokowi, Prabowo, Susilo, Joe Biden, Barack Obama, donald Trump, Putin, Khomeini, Ali Khamenei mengapa kalian tampak berduka. Bukankah kalian sudah lama tinggal di Jahannam tempat yang tidak kalian harapkan.Bukankah negara berhalais yang kalian banggakan telah musnah, begitu pula siksaan jahannam kian membara, lantas apa yang membuat kalian kian dirundung kedukaan.Mendengar sabda rosululloh SAW tersebut, mereka yang duduk bersila di bawah layaknya seorang budak didepan majikan hanya diam membisu.Mereka terlihat menahan tangis yang tak terbendung, meneteskan air mata, tidak tampak kewibawaan seperti saat masih hidup di dunia. Entah apa yang dirasakan, tangisan haru, bahagia, duka, pilu, penyesalan atau tangisan buaya.‘Ketahuilah, meski negara yang kalian banggakan telah sirna serta para pemuja setia menerima aneka siksaan tak terperikan, bukan berarti tidak ada pemerintahan yang eksis dan mengelola negara. Gusti Alloh menciptakan negara baru , Kerajaan Centra Buwono yang jauh lebih agung nan suprematif, menjadi pengganti semua negara yang pernah ada di jagat raya. Kemarilah, cium kaki majikanmu ini, barangkali bisa menjadi obat kegundahan dan kesedihan meski hanya sesaat. Kira kira pada malam Ramadhan, bulan April tahun 2020 dalam kalender masehi Sinuwun Gusti Prabu Yesus Cristus kedatangan malaikat Munkar dan Nakir yang datang tanpa diundang, duduk bersila di serambi rumah. Sebelum keduanya sempat memperkenalkan diri atau mengucapkan salam Sinuwun Gusti Prabu berfirman, he Munkar Nakir apa tujuan kalian datang menemuiku, apakah akan menginterogasiku seperti yang biasa kalian lakukan kepada para penghuni kubur. Mendengar pertanyaan tuan rumah tersebut Munkar dan nakir tersenyum, lantas munkar menjawab, maaf, bagaimana mungkin kami berani bersikap kurang ajar seperti itu. Kami datang kemari hanya ingin membuktikan secara dekat keberadaan majikan jin, manusia dan seluruh semesta, tidak lebih’. Mendengar jawaban tersebut, Sinuwun Gusti Prabu hanya tersenyum lantas berfirman, ‘ok jika itu tujuanmu. Aku memang majikan jin dan manusia seperti tercatat dalam surat jin. Surat yang membahas aneka kebijakan Sinuwun Gusti Prabu memberi peringatan kepada warga jin. Wilayah kekuasaan Kerajaan Centra Buwono meliputi seluruh semesta termasuk alam jin, manusia atau nasut, kubur, malakut, jabarut dan lahut.Sinuwun Gusti Prabu Alloh Bopo SWT sebagai maha raja mengambil kebijakan memberi peringatan kepada warga jin agar bersedia menyerah, menghaturkan sembah, sungkem, bakti dan upeti dengan mengutus putera, nabi dan utusan akhir zaman Mohammad Syahrul Munir SAW.Realisasi surat ini terjadi di era Sinuwun Gusti Alloh Bopo SWT menjadi Maha Raja, tidak menceritakan era kenabian seperti anggapan warga. Gusti Alloh Bopo SWT berfirman dalam kitab suci, Katakanlah , "Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan. Lalu mereka berkata: ‘Sesungguhnya kami telah mendengarkan penjelasan ( quran) yang menakjubkan, memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Tuhan kami, dan bahwasanya Maha tinggi eyang bopo dari majikan kami ( jaddu robbina). Dia (majikan kami) tidak beristri dan tidak memiliki putera. Dan bahwasanya orang yang kurang akal daripada kami dahulu selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah.Dan sesungguhnya kami mengira bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan (yab’atsa) seorangpun."Dalam ayat ini, Gusti Alloh Bopo bermaksud berfirman, Puteraku, kamu adalah nabi dan utusan yang kutugaskan menyampaikan risalah untuk bangsa jin dan manusia, maka katakan kepada warga Kerajaan Centra Buwono, Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan aneka penjelasanku dalam masalah kekuasaan di rumahku bahwa Sinuwun Gusti Alloh Eyang Bopo Mohammad Thoha SWT dan Gusti Alloh putera Mohammad Syahrul Munir SWT itu adalah Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Raja Semesta.Lalu mereka ( bangsa jin) berkata kepada temannya : ‘Sesungguhnya kami telah mendengarkan penjelasan (quran) yang menakjubkan secara dekat di rumah majikan kita, memberi petunjuk kepada jalan yang benar.Lalu kami beriman / percaya kepadanya bahwa Sinuwun Gusti Prabu Mohammad Syahrul Munir adalah Majikan dan Maha Raja semesta. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan majikan kita dengan mengangkat pemimpin dan sesembahan lain seperti era silam.Dan bahwasanya Maha tinggi Eyang Bopo dari majikan kita (jaddu robbina) tanpa bisa digambarkan kemuliaannya. Dia ( majikan kita) ternyata masih lajang, belum beristri dan tidak memiliki putera. Dan bahwasanya orang yang kurang akal dari sebagian kita dahulu selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Sinuwun Gusti Prabu Mohammad Syahrul Munir SWT , ‘manusia lemah kok mengaku sebagai maha Raja dan sesembahan semesta’. Setelah penjelasan ini, kami beranggapan manusia dan jin menjadi sadar tidak lagi mengatakan kebohongan tentang Sinuwun Gusti Prabu Alloh Mohammad Syahrul Munir dengan mengingkari fakta bahwa beliau adalah maha raja dan sesembahan semesta. Jika masih ada bangsa jin yang menganggap Sinuwun Gusti Prabu sebagai pendusta itu mungkin terjadi lantaran beliau tampak seperti manusia biasa yang lemah , membutuhkan bantuan yang lain termasuk bangsa jin. Bukankah dulu ada beberapa pria bangsa manusia meminta perlindungan kepada beberapa pria bangsa jin, maka jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. Puteraku Syahrul, katakan juga kepada warga Kerajaan, he warga Centra Buwono dari bangsa manusia, sesungguhnya mereka bangsa jin juga menyangka sebagaimana persangkaan kalian.Bahwa Gusti Allah di akhir zaman ini sekali-kali tidak akan membangkitkan (yabatsa) seseorang yaitu diriku yang berada dalam kubur. Dan itu merupakan persangkaan yang keliru. Jika masanya telah tiba, aku akan dibangkitkan kembali ke dunia, tinggal dan menetap di Kedaton kerajaan Centra Buwono" Sekarang, Sinuwun Gusti Prabu masih tinggal menetap dalam kubur, desa kemiri, Jombang, menumpang di rumah mbok Rondo. Ketika malam tiba, tiap kali Sinuwun Gusti Prabu menuju dapur merasakan perasaan yang tidak enak karena kedatangan segerombolan jin yang lagi cangkruk di atas dapur. Rasa demikian tidak hilang hingga beberapa bulan lamanya, hingga Sinuwun Gusti Prabu Alloh BOPO memberi petunjuk maksud kedatangan mereka sekaligus cara mengusirnya. Mereka memiliki tujuan baik, ingin mendengarkan secara lebih dekat dan nyata beragam penjelasan Sinuwun Gusti Prabu perihal urusan kekuasaan. Tiap malam berada di atas dapur, mereka menjadi mengerti bila Sinuwun Gusti Prabu masih perjaka, bujang , tidak memiliki teman hidup atau isteri serta tidak memiliki anak. Kalimat tidak memiliki teman hidup dan anak tidak boleh diartikan selamanya membujang, tidak boleh /haram memiliki anak dan isteri.Kata ‘Qur’an’ dalam ayat di atas, maksudnya adalah penjelasan Sinuwun Gusti Prabu perihal aneka urusan kekuasaan, berupa suara tanpa wujud, yang disampaikan dari rumah bok rondo, tidak bisa dimaknai kitab Al Qur’an yang dikenal orang islam.Dalam ayat ini juga disebutkan jika Sinuwun Gusti Prabu Alloh kyai Mohammad Thoha adalah eyang bopo dari majikan semesta (jaddu robbina). Kata jaddu robbina tidak boleh diartikan atau ditakwil menjadi kebesaran/ keagungan majikan kami seperti yang dilakukan para mufasir, hanya supaya cocok dengan doktrin bahwa tuhan itu hanya satu jumlahnya. Ini merupakan penyelewengan ayat kitab suci yang dilakukan orang Islam. Eyang BOPO dari majikan semesta memiliki sifat yang maha luhur tanpa bisa dijelaskan dengan kata kata, tampak seperti begitu sejatinya tidak begitu.Ayat ini juga menjadi bukti jika yang memiliki nama Alloh tidak satu, Gusti Alloh BOPO dan Gusti Alloh putera, membantah klaim orang islam yang menolak eksistensi Tuhan untuk memiliki anak dan isteri.Kata ‘yabatsa’ dalam ayat ini lebih tepat dimaknai membangkitkan bukan mengutus, terkait dengan fakta bahwa Gusti Alloh putera masih menetap dalam kubur, yang akan dibangkitkan. Ayat ini menjadi bukti bahwa nabi dan utusan yang dibangkitkan dari kubur adalah Mohammad Syahrul Munir bukan nabi Muhammad putera kyai abdulloh yang tidak pernah menetap dalam kubur semasa kehidupan era kenabian.Ketika itu jin dan manusia secara umum tidak mengira jika Gusti Alloh bopo SWT akan membangkitkan putera dari dalam kubur, bakal tinggal dan menetap di dunia. Implikasinya, warga kerajaan bersikap abai, tidak serius memperhatikan apa yang disampaikan Sinuwun Gusti prabu Alloh putera SWT. Warga merasa enggan menyerah, tunduk dan patuh seperti seharusnya.Eh, Jokowi, Prabowo, Susilo, Joe Biden, Barack Obama, Donald Trump, Vladimir Putin, Khomeini, Ali Khamenei, mengapa kalian diam saja, kagak mau mencium telapak kakiku.Hadis Riwayat Sinuwun Gusti Alloh putera Maha Raja Kerajaan Centra Buwono
• Assalamualaikum,saya mau bertanya:bagaimana cara meyakinkan orang tua agar di restui untuk masuk pesantren
Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar: