Sedih Karna Memiliki Akhlak Jelek, Harus Bagaimana? Buya Yahya Menjawab

Silakan dibaca artikel berjudul "Sedih Karna Memiliki Akhlak Jelek, Harus Bagaimana? Buya Yahya Menjawab". Silakan ditonton videonya untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap. Mudah-mudahan informasi dari blog ini bermanfaat bagi semua pengunjung.



Sedih Karna Memiliki Akhlak Jelek, Harus Bagaimana? Buya Yahya Menjawab



Judul: Sedih Karna Memiliki Akhlak Jelek, Harus Bagaimana? Buya Yahya Menjawab
Tanggal:Telah tayang perdana pada 18 Mar 2021
Durasi: 6.16
Like:769
Bit Rate:128 kbps
Hits:12.021 x ditonton


Tonton di Youtube


Komentar:
• Alhamdulillah bertambah lagi ilmu setelah mendengarkan ceramah buya, semoga buya dan keluarga selalu dalam lindungan allah swt. Amin...
• Semoga kita smua mendapatkan lindungan Allah SWT di dunia dan akhirat
• Assalamualaikum, wr wb, buya semoga Allah beri kesehatan selalu dan beri rizki yg melimpah Oleh SWT, Aamiin ya robbal alamin semangat buya ngedakwah nya
• Alhamdulilah nenek dan kakek saya mendengarkan ceramah buya lewat radio
• Sehat selalu Buya, mudah mudahan buya selalu dalam lindungan Allah SWT
• Masya allah ceramah pak usatdz jadi tenang dan adem membuat hati tenang banget semoga kita semua selamat dunia dan akhirat dilancarkan usahanya dan rezekinya
• Semoga BuYah selalu dilindungi ALLAH dan kita semua, sehingga selalu bisa nyimak Tanya Jawab dari BuYah. Aamiin
• Sehat selalu buya. Doakan ayah saya yg sakit agar lekas sembuh dr sakitnya. Aamiin.
• Jiwa adalah ibarat ranting bonsai ,,,yg harus dirawat dan di bentuk dg bentuk yg indah,,dan mnjadi akhlak yg indah
• Semoga Ayuka Pritania Tamarini diterima snmptn psikologi unpad 2021 Aamiin.
• Assalamualikum..jazakallahkhorir.Al bahjah.tv ini membawa berkah terimakasih buya yahya.salam kami tkw di abudabi alhamdulilah bisa menyimak dakwah buya
• Assalamualaikum para pecinta Buya Yahya...Alhamdulillah yang ingin menonton kajian² pendek Buya Yahya, bisa di tonton di Instagram & Tiktok @ceramah_BuyayahyaJangan Lupa di Follow yaa, InshaAllah Bermanfaat :)
• Syukron buya atas ilmu nya smoga bermanfaat bagi kami
• assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh buya
• Manusia yang diciptakan ALLAH berwajah jelek itu hanya cobaan didunia saja. Nanti diakhirat jika dia masuk surga , maka wajahnya akan ALLAH jadikan sangat cantik seperti Bidadari. Jika laki - laki , maka wajahnya akan ALLAH jadikan sangat tampan sepetti nsbi yusuf. Bersabarlah kita hidup di dunia hanya sementara saja , karna semua manusia pasti akan mati.
• ASSALAMUALAIKUM WA RAHMATULLAHI WA BAROKATUH ALHAMDULILLAH bisa mendengarkan tausiyah BUYA SYUKRON LILLAH YAA ROBB SYUKRON SYUKRON SYUKRON ILMU Dan NASEHAT NYA JAZAKALLAHU KHOIR SEMOGA BUYA UMI SEKELUARGA SLU DIBERIKAN KESEHATAN ADA LINDUNGAN DAN ADA DALAM RAHMATULLAHAamiin yaa Allah Aamiin yaa Robb alalaamiin MAAF IZIN SHARE TAUSIYAH NYA BUYA SYUKRON
(diedit) • Assalamualaikum buyaApakah bisa masuk pesantren AL-BAHJAH,kalau tidak bisa baca Alquran maupun iqro.Saya pengen baca iqro maupun Al-Quran,pengen lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.Rencana saya tamat SMK mau langsung mondokTerimakasih
• ألسلام عليكم.semarang hdir.smga guruku buya sehat sllu
• Yg dislike semoga segera mendapat hidayah....
• Alhamdulillah dapat hidayah
• Terima kasih, Buya..
• Assalamualaikum Alhamdulillah Allahu Akbar
• آمين يارب العالمين
• sya pun jg bgtu kdng gelisah knp untk mrbh ahklak yg krng baik bgtu sulit,dlm hti jujur jg ingin mnjdi orng yg baik
• Alhamdulillah
• Terima kasih buya
• Assalamuallaikum menyimak buya...
• Gimana buya kalau kita suka.pilih2 berbuat baik
• Dengan Nama Alloh Eyang Romo Kyai Muhammad Thoha yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Para setan piaraanku yang hina, rendah, bangsat, menderita nan tersiksaSebelumnya saya paparkan disini bahwa seluruh warga beriman, warga yang mempercayai bahwa Saya adalah Tuhan dan Maha Raja kerajaan Centra Buwono yang masih hidup, telah dan sedang menjalani ritual penyiksaan di jahannam tanpa terkecuali. Sementara warga bergudul sak karepe dewe sudah dijadikan ‘setan gentayangan’. Wajar bila kini saya berbicara yang ditujukan khusus kepada setan gentayangan bukan manusia.Mereka yang beriman, yang dimobilisasi ke jahannam untuk menjalani ritual menebus dosa, yang kelak bila sudah mendapat pengampunan , ditandai dengan bersedia menyerah kepada kekuasaan akan dikembalikan ke dunia.Sementara berhala Jokowi, Prabowo, SBY dan para pemujanya tetap tinggal di Jahannam abadi selamanya.Pemerintah Centra Buwono melarang penyelenggaraan pemilu baik tingkat pusat hingga desa untuk selamanya. Kebijakan ini selaras amankan konstitusi yang disebutkan dalam Undang Undang Dasar Kerajaan Centra Buwono : ‘Sinuwun Gusti Prabu cukup Tuhan sebagai al wakil sebagai pemilik dan pengelola tunggal negara, berhak memilih seluruh pegawai kerajaan dari tingkat pusat hingga daerah tanpa terkecuali’. Dalam pasal ini dinyatakan secara tegas bahwa memilih pegawai dari tingkat pusat hingga desa merupakan hak dan kewenangan Sinuwun Gusti Prabu semata. Warga tidak memiliki hak memilih pegawai negara baik itu kepala desa, bupati, gubernur, gubernur jendral beserta pegawai yang berada dibawahnya. Bagaimana cara kerja Pemerintah memilih pegawai negara dari pusat hingga desa yang mencakup seluruh dunia. Disinilah keunggulan otoritarian representatif jauh melampaui sistem pengelolaan negara era berhala, baik itu sistem demokrasi ataupun monarkhi. Otoritarian representatif bekerja selaras prinsip Kun fayskun. Jika Sinuwun Gusti Prabu Yesus Kristus sudah memiliki kehendak cuma berkata jadi, niscaya seluruh pegawai sudah dipilih dalam waktu bersamaan. Warga yang ditunjuk sebagai pegawai Istana ataupun di luar istana baik sipil atau militer sudah mengetahui jabatan dan perannya masing masing. Setiap pegawai ditunjuk berdasarkan Rahmat Sinuwun Gusti Prabu. Penunjukan pegawai yang berdasarkan standar ‘rahmat’ niscaya memenuhi semua unsur profesionalisme jauh melampaui produk pilihan rakyat. Cara kerja otoritarian representatif ini sudah terbukti di masa silam ketika Sinuwun Gusti Prabu masih memiliki pegawai terutama tentara. Ketika itu, tentara Sinuwun Gusti Prabu mampu mengalahkan semua milisi dan tentara pemberontak dalam semua peperangan di seluruh dunia. Sejak Sinuwun Gusti Prabu mulai menyatakan diri sebagai Maha Raja yang berawal pada tahun 2006, dan menciptakan militer, tidak ada satupun tentara yang tewas. Hal itu terjadi karena militer loyal kepada kekuasaan. Siapapun yang loyal kepada kekuasaan niscaya Sinuwun Gusti Prabu yang memberi perlindungan. Doktrin militer Centra Buwono adalah ,’ bela Sinuwun Gusti Prabu niscaya Sinuwun Gusti Prabu akan membela kalian dan kemenangan niscaya akan diraih. Dalam perspektif Centra Buwono, kmenangan peperangan tidak terkait dengan kecanggihan alutsista, kehebatan strategi militer, pengalaman tempur, ataupun yang lain. Centra Buwono hanya memperhatikan seberapa besar loyalitas dan dedikasi prajurit kepada Sinuwun Gusti Prabu. Jika prajurit loyal kepada Sinuwun Gusti Prabu, meski hanya seorang diri mampu mengalahkan 100 ribu musuh dengan senjata lengkap. Dan hal ini sudah terbukti di masa lalu ketika salah satu calon bini yang menjaga Kedaton Centra Buwono harus menghadapi 100 ribu tentara dalam pertempuran pedang. Semua tentara musuh binasa tanpa tersisa, kalah melawan gadis bau kencur yang tampak sekilas lemah dan tak berdaya. Dahulu Sinuwun Gusti Prabu pernah memberi instruksi kepada prajurit tempur yang berada dalam Medan pertempuran di seluruh dunia, ’Pokoke disasak. Beliau memberi instruksi seperti itu agar para prajurit tidak usah ragu menyerang musuh hingga binasa semuanya tanpa peduli hujan bom dan rudal. Beliau memberi perintah semacam itu tentu saja dengan alasan yang bertanggung jawab, memberi jaminan akan kemenangan yang pasti diraih. Sinuwun Gusti Prabu juga pernah berfirman kepada mereka, ’He para prajurit, musuh tidak ada yang bisa membunuh kalian. Jika kalian mati akan kuhidupkan kembali, jika terluka akan kupulihkan seperti sedia kala. Hal ini selaras dengan firman Sinuwun Gusti Prabu Alloh Bopo SWT yang dicata ndalam kitab suci : Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolong kalian dan mengokohkan kaki kalian’. Sinuwun Gusti Prabu Alloh Bopo berfirman demikian dengan maksud, ‘.Hai orang mukmin, orang yang percaya bahwa Sinuwun Gusti Prabu Muhammad Syahrul Munir itu adalah Tuhan dan Maha Raja semesta. Jika kamu menolong agama Sinuwun Gusti Prabu Alloh SWT, niscaya Dia akan menolong kalian dan mengokohkan kaki kalian.” Ayat ini realisasinya terjadi era Sinuwun Gusti Prabu menjadi Maha Raja Kerajaan Centra Buwono, dan tidak ditujukan era sebelumnya. Pertanyaan yang patut diajukan adalah dimasa kenabian apakah Tuhan memberi pertolongan kepada Nabi dan para sahabat seperti yang dimaksud dalam ayat ini. Jika jawabannya iya, dengan alasan Nabi dan para sahabat berhasil menaklukkan Mekkah dan menang dalam berbagai peperangan yang lain. Kemenangan Nabi dalam beragam peperangan dan penaklukan kota Mekkah tidak serta Merta bisa disebut sebagai bentuk pertolongan Tuhan. Tuhan hanya memberi pertolongan kepada hamba yang sedang menjalankan tugas dariNya semata. Pertanyaannya, apakah Tuhan memberi perintah kepada Nabi dan para sahabat untuk berperang. Ketika itu Sinuwun Gusti Prabu Alloh SWT hanya menjadi Maha Raja secara de jure. Sementara secara de facto belum menjadi Maha Raja. Hanya seorang Raja yang bisa dan boleh menyatakan perang. Jadi jika nabi yang hanya sebagai utusan memaklumkan perang dengan mengatasnamakan Tuhan niscaya hal tersebut menyalahi tugas yang diemban. Tuhan tidak pernah memaklumkan perang di era sebelum Sinuwun Gusti Prabu menjadi Maha Raja. Perang di zaman Nabi hanyalah perang nafsu seperti umumnya perang yang pernah terjadi. Beliau berperang berdasarkan statusnya sebaga pemimpin negara Madinah dan tidak berhak mengklaim mendapat perintah dari Tuhan. Apalagi di zaman Nabi, Tuhan tidak mengukuhkan kaki atau kedudukan Nabi dan para sahabat ketika perang. Nabi juga pernah mengalami kekalahan dalam perang dan terluka. Beda banget dengan era Sinuwun Gusti Prabu ini, Tuhan mengukuhkan kedudukan para prajurit. Prajurit yang tewas dihidupkan kembali dan yang terluka dipulihkan seperti sedia kala. Sinuwun Gusti Prabu Yesus Kristus Maha Raja Kerajaan Centra Buwon
• Hadir
• Maaf min Suara nya kok pelanTak seperti biasa
• Assalamualaikum buya
• assamualaikum buya yahya saya hamba allah dari bojonegoro maaf buya yahya saya mau taya saya terkena was was takut keluar mani jadi keti ka mau mandi maaf saya selalu menciup celana dalam saya dan pada saat saya menciup celana dalam saya itu di sisi jaitan ada bau samar samar seperti amis dan saya cium lagi itu kada seperti amis dan kadang samar samar dan kadang gak ada bau ya saya bingung buya yahya saya takut mau sholat dan mebaca al quran tolol buya yahya saya sudak gak kuat
Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar: