Tipuan Yang Sangat Berbahaya Sirah Nabawiyah Eps 27 Ustadz Muhammad Nur

Berikut adalah artikel dan video mengenai "Tipuan Yang Sangat Berbahaya Sirah Nabawiyah Eps 27 Ustadz Muhammad Nur". Silakan ditonton videonya agar mendapatkan informasi yang lengkap. Semoga informasi dari blog ini bermanfaat adanya untuk semua pengunjung.



Tipuan Yang Sangat Berbahaya Sirah Nabawiyah Eps 27 Ustadz Muhammad Nur



Judul: Tipuan Yang Sangat Berbahaya Sirah Nabawiyah Eps 27 Ustadz Muhammad Nur
Tanggal:Telah tayang perdana pada 4 Jun 2021
Durasi: 27.49
Like:149
Bit Rate:128 kbps
Hits:2.650 x ditonton


Tonton di Youtube


Komentar:
• Assalamualaikum Allhamdulillah menyimak,,dan dpt Ilmu yg sgt bermanfaat,smg Ustadz sll dlm kerahmatan dan sht senantiasa dlm lindungan Allah Aamiinn yra,,,
• Semangat terus pa Ustadz siplah..wilujeng enjing selamat pagi pa ustadz
• Waalaikumsalam wr wb..Ustadz..
• tolong doakan Saya ada tulisan doa instagram pake solot goib serakarang
• Breaking NewsDengan Nama Alloh Eyang Romo Kyai Muhammad Thoha yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Para setan gentayangan piaraanku yang hina, rendah, bangsat, menderita nan tersiksaIni video dokumenter ketika Sinuwun Gusti Prabu menjadikan Bulan terbelah menjadi 8 bagian beberapa tahun silam.Pembelahan bulan tersebut sebagai penanda awal bahwa Pemerintah Centra Buwono mengeluarkan kebijakan darurat Kiyamat seperti yang dijelaskan dalam Al quran, ‘Telah dekat (datangnya) saat itu dan bulan telah terbelah. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) melihat sesuatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, "(Ini adalah) sihir yang terus-menerus.” Sinuwun Gusti Prabu Alloh Bopo bermaksud berfirman dalam ayat tersebut, ‘ Puteraku Syahrul ketahuilah bahwa telah dekat (datangnya) saat itu, saat agama dan kekuasaanku tegak di muka bumi secara nyata dan sebelum hari itu tiba ditandai dengan bulan yang terbelah. Dan jika mereka yaitu warga Centra Buwono yang menolak pengakuanmu sebagai Tuhan dan Maha Raja semesta melihat sesuatu tanda (mukjizat) berupa bulan yang terbelah, mereka berpaling dan berkata, "(Ini adalah) sihir yang dilakukan Sinuwun Gusti Prabu terus-menerus.” Kalimat telah dekat saat itu’ memiliki maksud hari kiyamat. Hari Kiyamat adalah hari ketika Sinuwun Gusti Prabu meraih kemenangan dan berhasil menegakkan agama Islam serta kekuasaan di muka bumi atas segala bangsa dan agama berhala.Tepatnya, ketika Sinuwun Gusti Prabu melangsungkan pernikahan agung di Lebak Cawene, sebelah barat gunung Tunggorono, Jombang Jawa Raya.Ketika itu Sinuwun Gusti Prabu mengundang jutaan warga untuk menyaksikan Pesta pernikahan agung tersebut. Warga untuk pertama kalinya dikuasakan untuk bersyahadat atau menyaksikan eksistendi Tuhan semesta secara nyata,‘Asyhadu an la ilaha Illa Alloh Wa Asyhadu Anna Muhammad Rosululloh.Artinya saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Sinuwun Gusti Prabu Alloh Mohammad Syahrul Munir dan Sinuwun Gusti Prabu Alloh Mohammad Syahrul Munir adalah utusan Sinuwun Gusti Prabu Alloh Bopo.Dalam hadist Nabi disebutkan, Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Bulan terbelah menjadi dua pada masa Rasulullah saw., lalu Rasulullah saw. bersabda: Saksikanlah oleh kalian.Hadis riwayat yang disandarkan kepada perkataan Anas ra.: Bahwa penduduk Mekah meminta kepada Rasulullah saw. untuk diperlihatkan kepada mereka satu mukjizat (tanda kenabian), maka Rasulullah saw. memperlihatkan kepada merekamukjizat terbelahnya bulan sebanyak dua kali.Demikian halnya Hadis yang disandarkan dari perkataan Ibnu Abbas ra.: Sesungguhnya bulan pernah terbelah pada masa Rasulullah saw.Sayangnya hadis semacam itu dibuat berdasarkan kebohongan, karangan yang mengada ada oleh oknum tertentu tanpa fakta dengan tujuan agar bisa menjelaskan apa yang difirmankan Tuhan dalam ayat al quran. Dalam sejarah tidak pernah ada catatan bahwa bangsa bangsa dunia pernah melihat fakta bulan terbelah di masa silam. Sangat aneh bila fenomena Mega dahsyat tersebut hanya disaksikan segelintir bangsa arab semata.Jika ada sebagian ilmuwan era modern yang menyatakan bahwa di bulan terdapat bekas retakan. Hal itu tidak bisa dijadikan dasar kebenaran bahwa bulan pernah terbelah, masih berupa analisa spekulatif bukan berdasarkan bukti dan fakta.Mereka melupakan bahwa ayat kitab suci hanya menceritakan aneka kebijakan Sinuwun Gusti Prabu Alloh swt sebagai Maha Raja Kerajaan Centra Buwono.Gimana aksi Sinuwun Gusti Prabu membelah bulan menjadi 8 bagian yang disaksikan seluruh warga, simak videonya.Sinuwun Gusti Prabu Yesus Kristus Maha Raja Kerajaan Centra Buwono
Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar: