Kisah Keimanan Anak Penjual Susu

Umar bin Khattab adalah khalifah yang dikenal merakyat. Ia sering berkeliling di malam hari di segenap penjuru Kota Madinah untuk melihat kondisi rakyatnya. Dengan demikian, ia dapat memahami secara langsung masalah yang dihadapi masyarakat Kota Madinah dan kadang-kadang langsung bertindak menyelesaikan masalah tersebut.

Di suatu malam, Umar bin Khattab melewati sebuah rumah sederhana. Dari dalam rumah tersebut ia secara tak sengaja mendengar percakapan penghuni rumah yaitu dua orang wanita, yang ternyata adalah ibu dan anak.



Dalam percakapan itu, sang ibu memerintahkan anaknya agar memasukkan air ke dalam susu, dengan demikian susu akan bertambah volumenya sehingga lebih banyak keuntungan yang di dapat. 

Tetapi sang anak menolak melakukannya dan berkata, "Khalifah Umar melarang perbuatan seperti itu". 

Sang ibu tetap kekeh dan berkata, "Lakukan saja, Khalifah Umar tidak melihat kita".

Anaknya menjawab dengan penuh keimanan, "Khalifah Umar tidak melihat kita, tapi Allah melihat kita".

Umar sangat terkesan dengan jawaban dari anak gadis penjual susu tersebut. Tak berapa lama kemudian, Umar melamar gadis tersebut untuk dinikahkan dengan anaknya. Kelak salah satu keturunan mereka menjadi seorang khalifah dari Bani Umayyah yang sangat terkenal yaitu Umar bin Abdul Aziz.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

42 komentar:

Unknown mengatakan...

Allohumsolialla Syaidina Muhamad

Unknown mengatakan...

Teruslah kita mencari ilmu,ilmu yang baik dan bermanfaat. Aamiin

Unknown mengatakan...

Subhananallaaahh

Unknown mengatakan...

Maa syaa Allah..

Unknown mengatakan...

Subhanallah

Unknown mengatakan...

MasyaAllah

Unknown mengatakan...

Masyallah

Unknown mengatakan...

Masyallah

Unknown mengatakan...

Allahu akbar

Unknown mengatakan...

Alhamdulillah.. Semoga Allah merahmati kita semua x mmberkati hidup x rezeqi kita aamiinn.. Subhanallah alhamdulillah Allahu akbar walaahaula walaa quwwata illaa billaahil aliyyil azdiimm..

Unknown mengatakan...

Masyallah

Unknown mengatakan...

Masyaa Allah

Unknown mengatakan...

Orang beriman akan bertemu dengan yang beriman pula.

Unknown mengatakan...

Inspiratif. Kebaikan akan berbuah kebaikan.

Unknown mengatakan...

Masya Allah... Tabarakallah

Unknown mengatakan...

Masyaalloha

Ramly mengatakan...

Subhanallahu

Unknown mengatakan...

Semoga Allah senantiasa memberikan keistiaomahan dalam iman dan Islam, aamiin

YusNira mengatakan...

SMG kita sll beramal shaleh.supaya tidak menyesal saat kita meninggal

Jete mengatakan...

Masya Allah.. maksud antum

Unknown mengatakan...

MasyaAllah semoga lebih banyak lg menuliskan kisah-kisah yg dahulu sangat bermanfaat.jazakallah/jazakillah

Unknown mengatakan...

๐Ÿ‘๐Ÿ™

Unknown mengatakan...

MasyaAlloh

Unknown mengatakan...

Aamiin..

Unknown mengatakan...

Masyaallah,semoga kita selalu istiqomah dalam iman kita๐Ÿ™

Rudi ayah romeo mengatakan...

Subhanallah itu ungkapan keburukan
Masyaallah itu ungkapan kebaikan akhi. jazakallohu khoiron

Juneta mengatakan...

Subhanallah itu artinya maha suci bagi Allah, ,jadi bukan hanya pada keburukan melainkan kebaikan pula. ..

Subhanallah hanya di ucapkan ketika kita takjub dengan segala bentuk ciptaan allah,entah itu baik atau buruk yah,, wallahu a'lam

Juneta mengatakan...

Barakallahu fiih,, hijriah.my.id

Ifuling audrein yansen mengatakan...

Masyaallah

Unknown mengatakan...

masyaallah

Unknown mengatakan...

MasyaAllah ๐Ÿ˜˜

Unknown mengatakan...

setahu saya lw takjub dg segala bentuk ciptaan Allah, harusnya dg mengucap masyaallah, bukan subhanallah

Unknown mengatakan...

Manut ustadz
ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡

Unknown mengatakan...

ู…ุงุดุงุงู„ู„ู‡

Unknown mengatakan...

ู…ุงุดุงุฃู„ู„ู‡ ู„ุงุญูˆู„ ูˆู„ุงู‚ูˆุฉ ุงู„ุงุจุงู„ู„ู‡

Unknown mengatakan...

Kalau keburukan itu nauzubillah..tdk salah untuk mengucapkan subhanallah..tpi lbih tepat nya Maa sya Allah..afwan

Unknown mengatakan...

tolong di tambah bacaan di kolom artikelnya.

Unknown mengatakan...

Mohon di tambah artikel bacaan
nya terimakasih.

Unknown mengatakan...

Setuju dengan usulan untuk ditambah artikel bawaannya.

Unknown mengatakan...

Maksud saya artikel bacaannya

Unknown mengatakan...

Allahumma solli wasalim wabarik'alaih...

Rury mengatakan...

Masyallah