Kisah Keimanan Anak Penjual Susu

Umar bin Khattab adalah khalifah yang dikenal merakyat. Ia sering berkeliling di malam hari di segenap penjuru Kota Madinah untuk melihat kondisi rakyatnya. Dengan demikian, ia dapat memahami secara langsung masalah yang dihadapi masyarakat Kota Madinah dan kadang-kadang langsung bertindak menyelesaikan masalah tersebut.

Di suatu malam, Umar bin Khattab melewati sebuah rumah sederhana. Dari dalam rumah tersebut ia secara tak sengaja mendengar percakapan penghuni rumah yaitu dua orang wanita, yang ternyata adalah ibu dan anak.



Dalam percakapan itu, sang ibu memerintahkan anaknya agar memasukkan air ke dalam susu, dengan demikian susu akan bertambah volumenya sehingga lebih banyak keuntungan yang di dapat. 

Tetapi sang anak menolak melakukannya dan berkata, "Khalifah Umar melarang perbuatan seperti itu". 

Sang ibu tetap kekeh dan berkata, "Lakukan saja, Khalifah Umar tidak melihat kita".

Anaknya menjawab dengan penuh keimanan, "Khalifah Umar tidak melihat kita, tapi Allah melihat kita".

Umar sangat terkesan dengan jawaban dari anak gadis penjual susu tersebut. Tak berapa lama kemudian, Umar melamar gadis tersebut untuk dinikahkan dengan anaknya. Kelak salah satu keturunan mereka menjadi seorang khalifah dari Bani Umayyah yang sangat terkenal yaitu Umar bin Abdul Aziz.